Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2010

HUJAN

Maafkan aku, hujan..

TeduhMu kerapku abaikan

BasahMu kerapku maki

RiuhMu kerapku umpat

.

Maafkan aku, hujan..

Atas syukur,

Yang lupa ku haturkan

Atas nikmat,

Yang enggan ku untaikan

.

Namun kau tetap datang

Disaat tersulitku pun

Disaat hitam itu

Bermain tutup mata denganku

.

Kau sejukkan aku..

Basahi tiap helai benang jilbabku

Kau balas dingin bekuku

Hingga benar-benar beku

: tak kurasa satupun rasa

.

Kau biarkan aku menikmati derita

Kau pinta aku,

Bersikap bijak atas perih luka

Kau tuntun aku,

Bermunajat pada Tuhan,

Bagaimana seharusnya kutabahkan hati..

.

Lalu, kau tersenyum..

Tak kau biarkan aku

Memaki dan mengumpat lebih lama

Kau biarkan putih hangat lembut awan

Menyelimuti hati ini

: mencair..

.

Kau tahu, hujan?

Ingin menjadi sepertiMu...

Menghubungkan langit dan bumi

Yang sejatinya takkan bersatu

.

Bila aku hujan..

Ingin rasanya sampaikan

Sejuk ini pada dia yang di sana..

Katakan padanya,

: maukah menjadi pelangiku,?

.

KEPUTUSAN

Gambar
Kita bisa menilai seseorang disaat dia harus mengambil keputusan
Bagaimana sikapnya
Dan bagaimana keputusan yang dia ambil.
.
Tidak sedikit orang-orang merasa sangat sulit dalam mengambil keputusan
Tak semua orang dapat memutuskan sesuatu dengan bijak dan matang
.
Disaat seseorang ingin melangkah maju,

Pun meninggalkan sesuatu
Dia harus mempunyai prinsip
: untuk tidak goyah
.
Betapa pentingnya suatu keputusan
jalan yang kau pilih dan akan kau lalui.
sebenarnya adalah hasil keputusanmu sendiri



.