Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2011

SUGESTI

Fin, dengarkan. Kau tahu mana yang benar.

Beliau tak salah. Beliau hanya memberikanmu pencerahan. Tentang bagaimana menjalani hidup, dan memilih yang terbaik untuk diri sendiri pun orang lain agar tetap di jalan-Nya.

###

Lihat sekitarmu, Fin. Siapa yang membuatmu berdiri di situ? Yang mengharapkanmu agar bisa? Yang membutuhkan perhatianmu?

Fin, ingat ambisimu.. ambisi hebat yang pernah kau rancang itu. Jangan ubah dulu, kecuali perubahan itu lebih hebat lagi. Bukankah sangat merugi seorang hamba pabila hari ini sama saja dengan hari kemarinnya? Beruntungnya ia pabila hari ini lebih baik dari kemarinnya, dan sangat merugilah ia pabila hari ini lebih buruk dari hari kemarinnya.. pikirkan, Fin.

Ku tahu kau orang yang baik. Entah baik karena tak berminat berbuat jahat, atau memang karena selalu berbuat kebaikkan. Kau takkan biarkan orang yang kau sayangi bersedih, apa lagi sampai menangis. Ingat? Saat adikmu, Nini, dibuat bocor kepalanya oleh batu hitam dengan si Buyung? Kau marah besar.…