Swing Girls ( 2005 )


Category : J-Movie
Genre : Drama Comedy Musical
Starring : Juri Ueno as Tomoko Suzuki ( Saxophone ) , Yuta Hiraoka as Takuo Nakamura ( Piano ),Shihori Kanjiya as Yoshie Saito ( Trumpet ),Yuika Motokariya as Kaori Sekiguchi  ( Trombone ), Yukari Toyoshima as Naomi Tanaka ( Percussion )
Awards :  
Best Picture (Nominasi)  
Best Director - Shinobu Yaguchi (Nominasi)  
Best Screenplay - Shinobu Yaguchi   
Best Music - Mickie Yoshino and Hiroshi Kishimoto   
Best Sound Recording - Hiromichi Kori  
Best Film Editing - Ryuji Miyajima 
Newcomer awards - Yuta Hiraoka and Juri Ueno

                                  


Film ini mengisahkan tentang 13 siswa SMU, yang harus mengikuti kelas khusus musim panas karena nilai pelajaran matematika mereka yang jelek. Juri Ueno ( Tomoko ) berusaha supaya mereka bisa keluar kelas untuk menikmati musim panas. Gayung bersambut ketika perusahaan catering sekolah mereka mengalami kesulitan untuk mengantarkan makan siang kepada team Brass Band sekolah itu yang kebetulan main di sebuah pertandingan Baseball.

Maka Tomoko dan teman-temannya menawarkan diri untuk mengantarkan makan siang tersebut. Namun berbagai masalah timbul ketika mengantarkan makanan tersebut. Akibat jarak yang jauh  ditambah mereka kelewatan stasiun perhentian, jadilah mereka terpaksa jalan kaki, melewati sawah-sawah dan tercebur ke sawah, mereka sempat-sempatnya mandi dulu di sungai dan di kereta mereka telah makan 1 bento. Dapat dibayangkan perjalanan berjam-jam plus udara super panas ditambah sedikit kotor akibat jatuh ke lumpur, makan siang itu pun tidak layak makan lagi. Ketika tiba di tempat pertandingan, para anggota brassband yang sudah kelaparan, langsung menyambar makanan itu tanpa bertanya. Akibatnya ke 42 anggota Brass band untuk team baseball pun tumbang akibat keracunan makanan dan di bawa ke rumah sakit.

Dan disinilah dimulai pertualangan Swing girl, satu-satunya anggota team yang selamat karena makan siang jatah dia terlanjur dimakan para girls, Yuta Hiraoko ( Takuo Nakamura ) memaksa anak-anak yang bersalah atas rusaknya makan siang tsb untuk menjadi anggota Brass band pengganti. karena untuk menjadi brass band tidak cukup anggota, ia pun membentuk big band. Pada awalnya sulit bagi anak-anak ini untuk berlatih alat musik yang sama sekali belum pernah mereka pegang. Namun mereka berlatih dengan sangat keras.

                                 

Namun setelah Nakamura melatih mereka dengan 'kejam' dan mereka bisa maen musik dengan agak baik, ternyata anggota Brass Band asli telah sembuh dari keracunan makanan, jadi mereka mengambil alih, jadilah para swing girls kecewa. Kemudian melalui perjuangan dengan segala kekonyolan, Swing girls and a boy (Nakamura yang berhenti dari brass band) terbentuk. mereka  membentuk sebuah big band. Namun mereka tidak memiliki uang untuk membeli alat musik. Mulailah mereka mencoba mencari pekerjaan tambahan setelah sekolah untuk  membeli alat musik yang (walaupun second hand). Namun, setelah mendapatkan alat musik kembali mereka mendapatkan masalah yaitu  susahnya mencari tempat latihan karena diusir dimana-mana.Untunglah mereka bertemu dengan seorang pria, penggemar musik jazz yang mau mengajari mereka tentang dasar-dasar  musik jazz. Dan pria itu mengajar mereka di atap gedung apartemen tua.



                                       
Sampai suatu saat mereka melihat ada sebuah festival musik anak sekolah yang diadakan dikota tersebut. Mereka ingin sekali untuk ikut dalam festival itu dan memperkenalkan the Swing Girl kepada khalayak banyak. Maka dengan antusias mereka terus berlatih dan mendesign kostum untuk penampilan mereka. Namun kesalahan pada Tomoko, karena dia lupa untuk memposkan demo tape kepada panitia, sehingga the Swing Girl tidak masuk kualifikasi karena terlambat. Namun Tomoko tidak memberitahu kawan-kawannya, karena takut kawan-kawannya akan membenci dirinya.

Namun keberuntungan kembali berada pada the Swing Girl. Salah satu band dari sekolah lain, membatalkan keikutsertaan mereka, karena cuaca buruk. Dan berarti masih ada 1 slot yang tersisa di dalam festival itu. Dan the Swing Girl tampil di urutan terakhir karena cuaca buruk. Dan lagi mereka tidak membawa serta kostum yang telah mereka siapkan. Sehingga mereka hanya naik panggung dengan seragam sekolah.

Apa yang terjadi kemudian ?? Penampilan mereka justru diluar dugaan semua orang karena, karena seluruh peserta Festival itu memainkan musik Klasik yang menjemukan, sementara The Swing Girl satu-satunya peserta yang membawakan musik Jazz dan membuat seluruh penonton di gedung itu ikut bergoyang bersama mereka. Bahkan anggota Brass Band yang sudah terkenal dari sekolah mereka, tercengang melihat penampilan rekan-rekannya yang sebagian besar anggota kelas khusus remedial matematika.

                                  

Komentar

  1. Mau Box makanan untuk menu bento restoran Anda? Gak ada salahnya menggunakan Greenpack tipe 5C-2314 pasti oke. Gratis branding restoran kamu juga lho..

    BalasHapus

Posting Komentar