Mungkin-Seandainya-Terkadang


Aku tak pernah mengatakan
kau bukan yang dulu lagi
itu pasti membingungkan, kan?

mungkin pikiranku yang terlampau dangkal
mungkin karena terlalu memperhatikan
harapan menjadi lebih itu datang
mungkin aku memang di jalur tak benar
atau mungkin kau benar-benar berubah

mungkin..

andaikan aku bisa
andaikan bertahan lebih lama itu mudah
andaikan tak seorangpun tersakiti
andaikan sebuah perhatian itu layaknya sinar mentari
kau hanya perlu keluar ruangan
lalu dapat merasakannya sesukamu

andaikan..

terkadang hanya untuk mengaku
rasanya berat sekali, teramat berat
terkadang aku merasa melakukan hal yang salah
ketika memikirkan seseorang
yang sejatinya tak memikirkanku
terkadang aku ingin mengaku
untuk menghapus kata yang
selalu kau dengar dariku

: mungkin.. seandainya.. terkadang..

menjadikannya lebih indah, tepat
dan tak memanjakan
walau mungkin saja itu membuatku hebat
memelihara IQ dalam sini dengan mimpi

pun seandainya itu kata yang
sangat kuharapkan terjadi
walau sadar sulit, teramat sulit

maka bantulah aku
walau terkadang menjadi teramat sering
hanya untuk menjadi diriku
benar-benar diriku sendiri







NB:
terinspirasi dari seorang sahabat, yang meyakini tiga kata keramat di atas tak pantas diabadikan.
:aku, hanya coba menentang

Komentar

Posting Komentar