Skenario Film SEKEJAP!


SEKEJAP!

Prolog (Kevin’s voice): semangat adalah pupuk terbaik dalam menggapai mimpi. Dan persahabatan adalah kisah terindah, yang berhasil menuntunku menggapai cita. Hidup penuh makna dan menginspirasi adalah tapakan jejak yang ingin kuukir. Melalui seseorang.. pesan Tuhan yang berharga sampai di hidupku.

Setting : studio musik (jadi vokalis)

~Kring kring kring (handphone berdering)

Kevin : iya.. saya segera ke sana! Benar sekali! Iya.. 5 menit lagi saya akan sampai.

~pamit dengan terburu-buru kepada anggota band
~keluar studio menerobos fans

Fans : kakak Kevin!! Tunggu!! Kakak Kevin!! (histeris)

Kevin: lain kali aja yaaa, love you guys! (berlari)

-menuju Triple A menggunakan motor-

Voice (Kevin) : hari itu.. aku tak pernah menyangka, kisah persahabatan yang pernah membangkitkanku terkumpul lagi serpihannya. Aku telah lama menantikan hari ini.

~Flash back~

Kevin bersama anggota band menempel brosur. Untuk mencari liontin persahabatannya yang hilang.

Setting : kafe

(Kevin menemui seseorang yang tengah mengutak-atik handphone)

Kevin : kamu Adi?

Adi : iya.. kamu Kevin vokalis terkenal itu kan?

Kevin : ah, kamu bisa saja.. eh, bagaimana?? Mana barangnya??

~Adi mengambil sesuatu untuk diserahkan kepada Kevin, dompet.

Adi : ini bukan?

Kevin : Alhamdulillah.. benar sekali!

~mengambil dompet. menjabat tangan Adi kuat

Adi : maaf, dompet kamu sudah kosong. Sungguh, saya tidak tahu apa-apa.. saya menemukannya dalam kondisi seperti itu. Saya terkejut ketika mengetahui ini dompet kamu.. vokalis idola saya.

Kevin : haha.. sedari awal dompet ini memang kosong kok. Tapi tetap saja saya merasa sangat kehilangan.

Adi : lho, kenapa??

Kevin : lihat ini..

~mengeluarkan liontin dari sela-sela dompet

Adi : (heran)

Kevin : ini harta yang paling berharga. Dari sahabat terbaik saya.

Adi : siapa?

Kevin : Namanya Yuda.. seorang yang penuh semangat hidup.

~slide foto Kevin dan Yuda~

Setting : kafe, Kevin masih bercerita

Kevin : saya.. selalu mengharapkan contekan padanya tiap pagi.

~Flashback~

Kevin’s voice : sebelumnya, saya adalah murid SMA yang ugal-ugalan. Bersahabat dengan seorang yang gigih dalam belajar.

(Kevin berbuat risuh. Nyontek)

~flashback~
~Kevin menyalin PR buru-buru~

Kevin : Thank’s ya, Yud! (bersorak dan mulai menulis)

Setting : kafe

Kevin : hingga musibah besar yang mengubah hidup kita berdua menimpanya.

~layar hitam~
~suara petir+hujan~
~suara ambulance~
~flashback~
~deringan hape~

Pipit : yang benar?! Yaa Allah Yuda..

Unik : yang serius! Ini beneran?

Intan : yang benar?? Sekarang dia ada dimana??

~Kevin terbangun dari tidur. Mengambil hape. 6 miscall. 20 sms. Membaca pesan, Yuda kecelakaan. Tidur kembali. Lalu bangun terperanjat dan bergegas ke rumah sakit~
~lari~
~sampai di RSU Selong~

Kevin : Yuda mana?? Aku mau ketemu Yuda. (menerobos masuk)

Ijek : kita ngga boleh masuk! (menghalangi)

Kevin : kamu tahu kan, aku sahabatnya! Aku mau masuk!

Ijek : dia sedang ditangani. Kita tidak boleh masuk!

Kevin : Yudaa!! Yudaaa! (terduduk pasrah)

~layar hitam~

Setting : kafe

Adi : ada apa dengan Yuda?

Kevin : dia tersetrum listrik tegangan tinggi. Itu menyebabkan dia tak dapat mengikuti kegiatan sekolah berbulan-bulan. Saya pasrah. Tidak bisa nyontek lagi. Haha.. tapi.. disana saya sadar, untuk menggapai mimpi, kita butuh usaha sendiri.. kau tahu? Dalam keadaan terburuk sekalipun, Yuda tetap tersenyum. Dia katakan padaku, harus menjadi seseorang yang sukses.. berhasil dalam menggapai mimpi.

~video Yuda~

Yuda : tetap semangat, kawan.. kamu harus berhasil. Aku adalah pesan dari Tuhan, agar kamu sadar.. mimpi terindah bisa kamu wujudkan.

~mata Kevin berkaca-kaca~

Adi : kisah yang mengharukan. Namun, apa hubungannya dengan liontin itu?

Kevin : kamu lihat ini. Ini adalah foto Yuda.

Adi : oh.. ini yang namanya Yuda.

~shoot liontin~

Adi : begitu rupanya.. ah, aku sampai terharu.. Jadikan semangat hidupmu, yaa!

Kevin : (tersenyum)

Adi : lalu, dimana Yuda sekarang??

Kevin : (tersenyum misterius)

~layar hitam~
~voice (Kevin) : dia ada disini~


Ending:
Voice (Yuda) : kita, sahabat selamanya.. Fospasterz adalah keluargaku.. segalanya terjadi sekejap. Mengubah jalan kita.. tapi, ingatlah selalu.. kalian harus tahu: anugerah terindah dari Tuhan adalah mengenal kalian semua.



Komentar