Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2012

Selamat Ulang Tanggal dan Bulan, Bibiku Sayang :)

Gambar
Assalaamualaikum warrahmatullahi wabarrakatuh J
Hari ini, 20 November 2012
Akan kuceritakan tentang seseorang. Seseorang yang benar-benar mengerti arti cinta, hidup, dan pengorbanan yang sejati.
Dia bukanlah ibu biologisku, namun cinta dan kasihnya dapat melebihi beribu ibu di dunia ini.
Dia juga bukanlah ayah biologisku, namun cara ia menjaga dan mendidikku selama ini menunjukkan bahwa dia adalah seseorang yang benar-benar bisa diandalkan dalam keadaan apapun.
Dia adalah bibiku. Namanya Ratna Dewi. Dia bekerja pada sebuah stasiun televisi yang menurutku sangat mempengaruhi kehidupan banyak pihak di dalamnya.
Sedari kecil, ia mengajariku tentang banyak hal. Aku hidup bersama dia, memanjat pohon di halaman belakang, juga bermain debu di halaman depan-samping kiri-kanan. Dia mengajariku menyanyi, berdoa, bertahan atas puasa full, hingga menjawab soal-soal pelik yang diberikan guruku di sekolah. Dia lebih dari orang tuaku sendiri.
Kesabaran yang ia miliki sepertinya sungguh tidak terbata…

Empat Serangkai

Gambar
Assalaamualaikum warrahmatullahi wabarrakatuh J

Aku pernah berhutang cerita mengenai kisah empat serangkai.
Oke, yang selama ini ada 'kan Tiga Serangkai tuh, kayak pahlawan-pahlawan gitu.. atau malah Lima Serangkai, kayak cerita persahabatan di novel keren yang pernah kubaca (itu Lima Sekawan, Fin! *eh). Tapiii, ini teh beda. Dan lagi, bukan karena belum ada yang namanya Empat Serangkai terus aku nyebutnya gitu juga, yaa walau emang kebetulan juga siy (apaan cobak? ._.)
Hum.. intinya, aku mau bayar hutang sekarang. Gitu deh cepatnya. Menyoal Empat Serangkai ini lhoo.. Oke, aku ceritain satu-satu dulu yak, mereka-mereka menurut pandanganku itu gimana. Ehem. :D
Yang pertama.. (baca Quran dan maknanya.. #LaguOpick)

Adalah aku, Zulfin Hariani alias Fifin. Lho, kok malah nyeritain tentang aku sendiri? Pertama pun!
Gapapa dong yaa, terserah yang nulis. Sukasukanya gimana. Lalalalala
#Serius, Fin! #Nggih.. ==”
Nggalah yaa, aku 'kan mau nyeritain 3 makhluk bernama Lailatul Sahara, Fiqi Wakhid Ari…

Ibu

Assalaamualaikum warrahmatullaahiwabarrakatuh J

Apa itu kesepian?

Kesepian itu.. ketika kamu berpikir tak ada yang memihak kepadamu, ketika kamu berpura-pura ramai dalam keramaian dan tetap merasa hampa, ketika kamu merasa rindu dan butuh sesuatu yang bahkan kamu sendiri tidak tahu apa itu, ketika kamu merasa lemas dan lebih banyak terdiam ketika sendirian..

Beberapa orang terkadang mengetahui bahwa ia tengah kesepian, beberapa tidak, beberapa lagi ingin mengabarkan kepada dunia bahwa ia tengah kesepian, namun beberapa lagi berusaha menutupinya, dan aku salah satu dari kategori itu.

Ada satu moment dimana terkadang aku merasa benar-benar sendiri. Tak ada sahabat yang memihak dan mengerti, pun orang-orang terdekat bahkan keluarga. Bahwa ada pada suatu waktu aku merasa sepi, padahal tak satu pun orang pernah kudengar memujiku pendiam. Aku juga pernah merasa sepi walau tengah menciptakan keramaian, aku pernah merasa sepi walau orang-orang di sekitarku sangatlah berisik. Bahkan aku pernah mera…

Dear..

Tuhan, aku ingin bercerita.. boleh?
Ah, mungkin akan ada beberapa pertanyaan dan pernyataan yang ingin kuikutsertai.. boleh?
Aku tahu—dan semua orang pun tahu, Kau tempat tertepat untuk segalanya. Ya, segalanya.



Tuhan, apa aku jahat?





Aku merasa telah menyakiti hati banyak orang. Aku merasa telah mengacaukan hidup banyak orang.
Aku..


Tuhan, aku tidak ingin menjadi orang jahat..


Terimakasih atas segala petunjukMu. Kesempatan untukku atasMu. SentuhMu.



Aku memang tak pernah benar-benar sadar. Aku heran dengan diriku, Tuhan. Tolong aku..



Tuhan, mengapa wanita suka berpura-pura?



Mengapa mereka cepat sekali dalam bertindak, lalu berhenti mendadak? Mengapa mereka berkata baik-baik saja, padahal menangis? Mengapa mereka selalu merasa kuat sendirian, padahal sangat berharap diperhatikan?


Mengapa?

Aku. Dalam hidupku. Terkadang.
Merasa sangat beruntung.
Apa-apa yang tersedia untuk dan akan datang padaku, aku terima. Tak jarang, memaksanya untuk kunikmati. Aku, selalu berusaha berbaur, walau padat. B…