Ibu


Assalaamualaikum warrahmatullaahiwabarrakatuh
J

Apa itu kesepian?

Kesepian itu.. ketika kamu berpikir tak ada yang memihak kepadamu, ketika kamu berpura-pura ramai dalam keramaian dan tetap merasa hampa, ketika kamu merasa rindu dan butuh sesuatu yang bahkan kamu sendiri tidak tahu apa itu, ketika kamu merasa lemas dan lebih banyak terdiam ketika sendirian..

Beberapa orang terkadang mengetahui bahwa ia tengah kesepian, beberapa tidak, beberapa lagi ingin mengabarkan kepada dunia bahwa ia tengah kesepian, namun beberapa lagi berusaha menutupinya, dan aku salah satu dari kategori itu.

Ada satu moment dimana terkadang aku merasa benar-benar sendiri. Tak ada sahabat yang memihak dan mengerti, pun orang-orang terdekat bahkan keluarga. Bahwa ada pada suatu waktu aku merasa sepi, padahal tak satu pun orang pernah kudengar memujiku pendiam. Aku juga pernah merasa sepi walau tengah menciptakan keramaian, aku pernah merasa sepi walau orang-orang di sekitarku sangatlah berisik. Bahkan aku pernah merasa sangat rindu, entah pada apa atau pun siapa. Mungkin pada beberapa benda yang dulu pernah akrab denganku dan kini tidak, atau pada seseorang yang kupikir tak pantas untuk merinduinya, atau bisa saja pada mereka yang kupikir selalu peduli namun menghilang tiba-tiba. Aku juga sering lemas di kala itu, padahal perutku kenyang, tidurku cukup,  kamarku rapi, pun aku tengah bersantai karena tak ada jadwal. Namun rasanya benar-benar lemas. Tidak tahu dan mau melakukan apapun. Bahkan berbicarapun rasanya sungguh malas.

Intinya, aku pernah merasa kesepian.

Hal yang kini kusadari paling menyebalkan dalam diriku adalah ketika tengah ‘kesepian’, aku menjadi sangat mellow dan mudah menangis. Nonton ‘Catatan si Olga’ pun aku bisa sesegukan. Padahal biasanya tertawa atau berkomentar, “Olga ini apa-apaan siy! Tiap syuting kok nangis mulu! Payah! Sengaja apa ya? ckckck”

Mendengar lagu pun aku bisa sampai menangis. Itu juga lagu jepang lho, ngga ngerti pun apa artinya. Tapi, musiknya itu bisa bikin aku secengeng hujan di Jogja beberapa minggu ini.

Setelah aku pikir-pikir, ternyata aku misterius juga. Kenapa? Yaa karena aku sendiri bahkan tidak bisa menebak tindakanku sendiri. Terutama dalam berpikir dan mencetuskan suatu gagasan. Aku bahkan kadang merasa bukan aku yang telah berpikir sedemikian rupa mengenai suatu ide hebat pun pola tulisan yang ada di blog ini ataupun beberapa hal yang kini telah diterapkan di sekitarku. Aku cenderung sangat spontan. Terlebih dalam kondisi terdesak. Itu mengapa aku kadang merasa tidak bisa apa-apa. Aku jadi ngefans sama diriku sendiri. Keren banget kalau udah dipaksa mikir cepat.

Bruakakakakak

Dan, ada satu hal yang pernah menyentuh pikiranku. Yang sampai sekarang—tidak  hanya saat merasa kesepian, tetap ampuh dan bisa menjadi alasan tertepat untukku menjadi “seorang Olga”.

: kerinduan

Ketika rindu. Aku rindu. Sangat rindu. Itu mengenai apa saja yang pernah terjadi di rumah. Yaa, sebut ini homesick. Jika mulai membandingaankan dengan keadaanku sekarang, pasti langsung deh.. ckck

Namun aku cenderung gensi. Beneran. Aku sering mengganti atau bahkan tak menyebut nama dari seseorang yang selalu aku rindukan. Namun yaa tetap saja. Sepintar apapun aku coba mengganti pun menyembunyikan, ketika nama itu aku sebutkan, wajahnya tak dapat tergantikan. Ketika aku mulai menyebut namanya, tiap slide yang pernah terjadi antara kita akan seolah berkelebat dalam memoriku.

Dan apa yang aku sisipkan pada catatan kali ini adalah bukti kerinduan mendalamku pada seseorang. Yang bahkan aku sendiri harus berpikir berminggu-minggu untuk mempostingnya.

Ini bodoh.

Namun sangat dan selalu aku rindukan.

Aku menyebutnya,





wassalam


Komentar

  1. IBU tidak bisa digantikan oleh "seorang Olga" sekalipun.. setuju?.. :D

    #eh,tumben huruf J nya jadi smiLe.. :D

    BalasHapus
  2. haha.. setuju dongdong xD

    entah, J kok jadi smile beneran..
    #eh, emang buka J kok =="

    menyebalin, kalo modem lola, ini tulisan pasti ada putih2nya.. =="

    BalasHapus
  3. masak itu penyebabnyaa??..
    saya aja yang cepat tetap aja putih-putih meLati aLibaba.. :D

    BalasHapus
  4. biasanya gitu.. =="

    menyebalin. jadi berkesan copas. padahal 100% original dari sumsum otak terdalam.. :3

    BalasHapus
  5. Ini tidak mencantumkan link sumber, kan berarti copas (kata anda sendiri).

    #wokwok

    BalasHapus
  6. itu kan jika mengutip, mbak Iin.. :3

    BalasHapus
  7. iya si WHATEVER inii..
    ya emang kita copas dari word kan mbak fin yak..
    :D :3

    BalasHapus
  8. iya siy yaa.. =="

    kouta duluan abis ntr klo nulis langsung.. =="

    #Eh

    BalasHapus

Posting Komentar