Nostalgia Bareng Fospasterz

Assalaamualaikum warrahmatullahi wabarrakaatuh
:)

Hai, Fospasterz.
Apa kabar?
Sehat?
Sudah makan?
Sudah mandi?
Kapan liburan?
Hehe.

Tetiba hati kecilku ingin tahu, sudah seberapa jauh langkah kita saling meninggalkan. Bukan meyoal jarak, tapi tentang seberapa sering kita masih mengaitkan apa saja yang terjadi di sekitar kehidupan baru kita kini dengan kisah di masa lalu; ketika kita masih di istana hijau.

Tetiba pula hatiku bertanya-tanya, apa kalian disana melalui tahapan-tahapan seperti di hidupku? Atau bahkan lebih, atau mungkin malah tidak sama sekali.

Pertama-tama, aku tidak hanya ingin tahu kabar kalian, karena aku (hanya)  ingin (tahu) kalian baik-baik saja. Terdengar memaksa? Hahaha, bodo amat. Eh, bagaimana? Sudah menemukan sahabat-sahabat baru yang menyenangkan? Yang susah–senang kalian berjalan beriringan? Yang selalu kau temui sebelum tidur dan menyapamu di pagi ketika membuka hari? Cei’ilah.

Wah, jika iya, itu good news. Artinya, di tempat yang berbeda, masing-masing kita belajar lagi arti persahabatan, dia mungkin orang yang berbeda dari salah satu kita. Tapi karena dia orang yang berharga untukmu, maka dia berharga untuk kita semua.

Hum.. jika tidak? Ah, sebenarnya aku tidak yakin bahwa memang benar-benar tidak ada. Karena kurasa pasti ada (walau satu) di dekatmu—disana, yang dapat menemukan aura persahabatan itu. Ayolah, kau hanya butuh lebih banyak rasa percaya dan mulai membuka diri. Kalian saling membutuhkan. Cobalah. Berhenti jika sudah berhenti gagal. Hehe.

Di luar itu semua, kita (masih) tetap satu, kan? Masih saling memedulikan. Coba katakan jika aku salah memikirkan ini sendirian, bagaimana?

Belakangan ini, aku terlena dengan rutinitas yang seharusnya dapat dengan mudah aku nikmati. Aku membuka dan mengakhiri hari dengan teman-teman kost, kemudian menjalani seharian dengan ragam orang-orang yang hebat. Kadang membosankan, kadang menyenangkan. Alhasil, insomnia datang lagi. Haha, apa hubungannya coba?

Ada di suatu hari, aku iseng ngebongkar laptop si Omen, adikku yang kini berkuliah di ISI Yogya. Di sana masih tersimpan file-file lamaku. Tepatnya video-video kita: anak fospast. Duh, ngakak sendirian aku, ngeliat beberapa adegan ketika kita ditugaskan untuk membuat iklan layanan masyarakat, video di dalam kelas, video latihan upacara, paduan suara, foto-foto narsis dengan dandanan cupu. Etdah, apa masa-masa seperti itu yang dulu kita jalani? Yang paling nonjok itu foto-foto pas olah raga dan class meeting. Kemudian aku berpikir, apa masa-masa itu ditakdirkan pernah ada hanya sampai sebatas dikenang saja? Jika iya, sayang sekali rasanya. Seharusnya kita bisa lebih.

Kadang aku juga berpikir, tidak melulu hal menyenangkan saja yang kita lalui bersama. Ingat waktu ada istilah ‘anti fospast’? wkwk, kita semacam udah kayak artis gitu aja ya, punya haters yang tapinya berangsur hilang, eh malah jadi sahabatan. Juga beberapa kasus cinlok yang gagal, duh, bikin canggung. Yang untungnya pemikiran kita tak sesempit untuk saling meninggalkan. Atau ada perasaan terasingkan dan adanya koloni-koloni ga jelas. Haha. Kesemua itu pada akhirnya membaur, karena kita tidak akan pernah tahu bagaimana rasanya saling merangkul jika tak berani mencoba untuk membuka diri dan mau berbagi. Banyak kok fospasterz yang menyebalkan dan bikin ilfeel. Haha, yang mengherankan adalah semua keberagaman yang kita sadari itu mampu membuat kita saling mengingat, telebih merindu. Aku tak tahu bagaimana sosokku di mata kalian, pun kita semua tak ada yang tahu bagaimana tiap fospasterz memandang sosok kita masing-masing. Tapi kita tahu satu hal: kita adalah fospasterz.

Banyak hal tanpa sepengetahuan fospasterz lainnya pasti telah terjadi dalam langkah kita sejauh ini. Tentang pencapaian, ratapan, ambisi, bertahan, penyesuaian, keluarga, sahabat, cinta.. di mana pun kalian sekarang, apapun yang sedang kalian perjuangkan, dan sebaik pun seterpuruk apa kalian sekarang. Sesekali coba buka album foto kelas kita, amati satu-satu. Pernahkah berpikir akan ada keadaan seperti hari ini ketika foto itu diambil? Lihat senyum kita. Sejauh mana pemikiran kita hari itu? Apa kita sudah semakin dewasa sekarang?

Terimakasih sudah menjadi bagian yang tak terlupakan, yang aku tahu; aku takkan bisa lupakan kalian walaupun terpaksa. Okray, ini lebay. HAHAHAHA. Tapi serius lho, aku serius kalau susah melupakan hal yang menyenangkan. Hingga hari ini pun aku ingat hari dimana aku mempunyai sepeda baru. Eh, mulai ga nyambung. Skip.

Melanjuti yang tadi diskip—karena kepikiran—wkwkwk, karena cepat atau lambat akan tiba waktunya, ketika merindu, hanya hal-hal menyenangkan yang teringat jelas. Ketika tertawa, tugas buat film pendek berkelompok, liburan, class meeting, yel-yel, olah raga, makan-makan, dan banyak lagi. Kita akan lupa rasa sebal yang pernah ada, lupa ejekan-ejekan, lupa rasanya capek belajar. Pun seperti bermain sepeda, aku lebih ingat rasanya meluncur sejajar angin ketimbang jatuh menabrak pagar. See? Bahkan hari dimana kita hanya sibuk mengurus diri sendiripun jadi terekam menyenangkan, ketika detik di mana kita fokus pada ‘ingin masuk universitas’ lalu mencari informasi dan belajar habis-habisan. Menyenangkan karena walau begitu kita sadar masih dalam lingkaran fospast.

Sekarang tahun 2015, nyaris 3 tahun sejak hari perpisahan secara formal. Beberapa sahabat kita mulai ada yang akan diwisuda. Tahun depan juga demikian. Tinggal nunggu undangan nikahan aja nih. Wkwk. Ntar kalo aqiqahan anak, undang-undang juga yaks. Cari kerja yang bener! Kalian semua harus jadi orang sukses! Insha Allah kalau dikasi kesempatan sama Allah, kita reuni lagi pas anak-anak kita udah pada gede yaks. Ih waw. Biar bisa jadi tukang foto maksudnya. *eh

Akhir kata, selamat melanjutkan hidup yaa Fospasterz. Ingat kalimat di bawah ini? :D

Kita, sahabat selamanya
Fospasterz adalah keluargaku
Segalanya terjadi sekejap, mengubah jalan kita
Tapi, ingatlah selalu
Kalian harus tahu
: anugerah terindah dari Tuhan adalah mengenal kalian semua




Wassalaam




bonus:


Lambang FOSPAST
Lambang SMAN 1 SELONG



let's call it 'Gerbang Istana Hijau' :p

foto pertama kita, blur gegara pakai hape :3
foto bareng kedua pakai kamera digital, uda agak bagus xD
Jalan-jalan pertama kita, ke SAMPOERNA
Fospasterz holiday @GiliKondo


waktu praktik depan Lab Biologi
Fospasterz usai olahraga


Class Meeting


Estafet Air pas CM


supporter buat yang futsal
Koperasi Smansasel
candic gitu, lucu xD
ini foto kelas berapa yaa: :3
meanigful 1
meaningful 2
there were many of pure smile :)
bangga :'D
Pemenang

otw Pantai Batu Payung & Mawun by Mobil Pemda
itu penjaga perpusnya ketutupan xD
















Tukar Kado :D
Yogyakarta



Zulfin Hariani
240120151302




Komentar

Posting Komentar