Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2015

Memory Block

Istilah itu belakangan ini menghantuiku.
Pernah dengar?
Memory block maksudnya kesengajaan yang dilakukan oleh seseorang untuk memblock ingatan, dalam pengertian sederhana, menghapus ingatan dengan sengaja.
Bisa?
Bisa banget.
Akhirnya, aku menemukan istilah yang digunakan orang-orang dalam hal yang sering aku lakukan. hidup itu unik, dengan ‘hanya hidup’ saja adalah hal yang sangat unik, menurutku. Menjalani hidup seperti bianglala yang berputar namun tetap di tempat, hidup seperti roda yang berputar sembari berpindah, atau hidup seperti lampion yang indah dalam gelap-meninggi-lalu hilang dalam pekat.
Hidup benar-benar unik.
Hari ini, aku ingin berterimakasih pada segala memori yang telah aku block. Jujur, aku benar-benar lupa. Bagaimana persis awal-proses-hingga akhirnya. Beberapa teringat, namun tak berasa lagi. Aku menemukan ‘harta karun’ (lagi-lagi) dalam hardisku malam ini, tulisan-tulisan, video, dan foto-foto menimbulkan kesan ‘ini yang buat aku?’.
Memory block benar-benar be…

Flashback

Assalaamualaikum, Ramadhan 1436 Hijriah.
Alhamdulillah diberikan kesempatan untuk dapat menjalani ibadah di Ramadhan tahun ini.

Alhamdulillah banget, mengingat ada beberapa saudara terdekatku yang diberikan kesempatan beribadah hanya sampai Ramadhan tahun lalu. Semoga damai di sisi Allah SWT, untuk almarhumah Kak Nely dan Mama Eyak. Wanita-wanita hebat terdekatku, yang beberapa waktu belakangan sempat membuatku nyaris roboh dan merengek ingin pulang. Kak Nely di hari Jumat, kemudian 4 hari setelahnya Mama Eyak pasca ia datang menjenguk Kak Nely. Benar-benar cobaan yang hebat.
Sometimes, life feels like coming worse. But all I know is I am still alive.
Pernah merasakan kehilangan orang-orang yang menyimpan kenangan masa kecil hingga dewasamu dalam waktu yang berdekatan? Aku pernah, dan itu rasanya.. subhanallah banget aku masih bisa tersenyum sampai hari ini.
Ramadhan tahun ini agak berbeda. Entah bagaimana, rasanya seperti aku sangat takut kehilangan sesuatu yang padahal bukan milikk…

I Need a Tittle.

Gambar
Aku merasa memiliki banyak hutang bercerita. Tidak hanya mengenai apa saja kegiatan yang telah aku lalui, namun mengenai pemikiran tentang beberapa fenomena yang terjadi di sekitarku. Banyak banget. Opini, surat, keluarga, persahabatan, puisi.
Hum..
Hari ini, eh, kemarin—sudah lewat pukul 00:00, udah ganti hari, aku menemani Adik Nini tes untuk memasuki universitas—untuk yang kesekian kali. Aku merasa something banget, why? Karena ngerasa flashback gitu. Tahun lalu, aku nungguin Adik Omen yang ujian masuk universitas, tahun ini, aku bersama Adik Omen yang nungguin Adik Nini yang tengah ujian.


Banyak yang terjadi. Dan seperti biasa, pemikiranku kemana-mana lagi deh tersebabnya. Hehe.
Singkatnya, postingan kali ini berisi foto aja yah *lho?. Tadi aku sempat bawa Si Keny (my camera) buat dokumentasi, walau ujung-ujungnya buat narsis-narsisan sih. Hehe.
So, check this out, many story based of the photos.