Seperti Bunga Matahari

Kemarin kamu datang terlambat
Hari dingin terasa begitu panjang
Tiada terang
Tiada hangat

Apa yang bisa dilakukan oleh, seorang aku?
Yang terbiasa selalu mengikutimu
Menatapmu sepanjang hari
Hanya menatapmu
Hanya kamu

Kudengar tawa kumbang di samping telingaku
Kuhirup wangi serbuk sari yang mendekat
Megahnya  gemintang tak mampu angkat wajahku
Setiap waktu angin mencoba ubah arah pandangku
Tapi yang bisa kulihat hanya kamu
Tapi yang selalu kutatap hanya kamu
Karena yang kubutuhkan hanya kamu

Hari cerah tak berawanmu adalah bahagiaku
Olehnya, walau hanya dari jauh
Yang kutuju hanya kamu
Yang kutunggu hanya kamu
Kamu, bahagiaku

Hari ini, kamu tidak datang
Aku paham karena mendung harimu semakin panjang
Kamu hilang
Aku tak punya tujuan

Jadi, sungguh, apa yang bisa dilakukan oleh, seorang aku?
Yang terbiasa selalu mengikutimu
Menatapmu sepanjang hari
Hanya menatapmu
Hanya kamu
Hanya kamu
Hanya kamu

Lukaku datang darimu
Gugur helaiku karena kamu
Tunduk dalamku tersebab kamu
Pulanglah, aku belum mau mati

Terbangun aku sadar
Diriku,  seperti bunga matahari yang selalu
Mengikutimu, Matahariku




Yogyakarta



Zulfin Hariani
300320162138

  
NB:
Terinspirasi setelah menonton Detective Conan the Movie 19; Bunga Matahari dari Neraka.

Komentar