Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2016

Maka, kita berteman

Gambar
Aku bisa menjadi apa adanya diriku ketika  bersamanya
Dia selalu menjadi apa adanya dirinya jika bersamaku Beberapa hal yang tak bisa kuceritakan ke orang lain, bisa kuceritakan padanya Banyak hal yang tak bisa ia sampaikan ke orang lain, selalu dicurahkan habis-habisan padaku
Kita pernah tertawa bersama Menghabiskan waktu sembari jalan-jalan bersama Juga saling menyakiti Kemudian saling memaafkan Kita, menangis berdua Pernah aku menangis atas pedih hidupnya Pun dia menagis karena merasa aku tak cukup kuat menghadapi sedihku Kita, pernah kelaparan seharian berdua Dia tak makan karena menunggu aku pulang Aku berjanji kita makan bersama, tapi aku terlalu banyak urusan Pernah kita iuran buat minum satu galon berdua Saling menceritakan sahabat-sahabat di masa lalu hingga tengah malam Kita seperti saudara, berusaha mengakrabkan diri dengan keluarga masing-masing
Dia yang paling bisa menghadapi marahku Juga egoku, badmoodku, sebalku, sedihku Dia hanya bisa marah kepadaku Tidak pada mereka,…

Jangan Terlalu Baik

Gambar
Jadi, gini. Kamu, ngga usah terlalu baik sama aku. Ga usah terlalu mengusahakan sesuatu di luar kemampuan kamu untuk aku. Ga usah bela-belain nyamperin aku di waktu yang mepet. Ga usah berkorban berlebihan sampe ngerugiin diri kamu sendiri, demi aku. Okray?

Soalnya, aku uda terbiasa melakukan apa-apa sendiri. Our parents teach us from the very first time, to solving our own problem by ourselves. Aku terbiasa mencari solusi dan alternatif solusi, sendirian. Aku bisa mengusahakan sendiri dan menghandle sendiri bahkan di keadaan kritis. Jika suatu hari aku mencari kamu dan meminta bantuan, artinya itu memang sudah di luar batasku. Dan aku ngga akan minta dibantu sampai akhir, aku akan lebih meminta arahan-arahan saja. Kamu tentu tahu, aku memiliki dua orang adik—ya, aku Si Sulung tiga bersaudara. Yang ingin aku sampaikan adalah, begini, walau aku/kami dididik agar lebih mandiri, kami juga terbiasa kerja dalam tim kok, rapat rutinan, saling membantu satu sama lain, gotong-royong, yaa tap…

Pemuja Rahasia 6

Gambar
Kita semua pasti pernah menyukai seseorang yang padahal kita sadari tidak akan pernah kita miliki. Tapi, kita tidak bisa berhenti untuk suka pada tiap tindakannya, membayangi wajahnya, dan mencari tahu segala hal tentang dia. Kita berusaha menarik perhatiannya, memujanya dalam diam, walau kita masih sadar, dia bukan untuk kita.

Ada seorang pria di luar sana. Yang tidak pernah tahu bahwa aku menyimpan rasa. Seorang pria yang begitu misterius. Dia bisa menjadi begitu ramah dan lucu di waktu bersamaan. Dia memiliki kulit yang terang. Alisnya yang tebal membuat sudut matanya tajam. Dia berdiri dengan tegak, walau terkadang jika sedang malas, bungkuk punggungnya terlihat begitu menawan. Dia lebih sering menggunakan kemeja daripada kaos. Dia memiliki suara yang berat—kadang begitu cempreng jika tawanya meledak. Dia suka bernyanyi walau suaranya fals. Dia tak punya banyak sepatu kets pun sneakers, dia punya banyak pantofel, sandal gunung dan jepit. Dia suka menggunakan jaket dan tas punggun…

Jika kamu kehilangan...

Gambar
Sekarang pukul 00:23 WIB.
Ketika aku menulis catatan ini, aku baru saja sampai kos sedari mengantar Mala—salah seorang Princcess Kos Mawar, ke Stasiun Tugu untuk balik (dadakan) ke Lombok.
Tepat beberapa jam sebelumnya, kami dikumpulkan oleh histeris Mala ketika ia menerima telepon. Sebuah berita duka. Mama Mala meninggal dunia. Innalillahi wainnailahi rojiun.
Mala berulang kali pingsan. Kami bergantian mengangkat telepon dari keluarganya. Dia harus pulang. Sesegera mungkin.
Maka iuran duitpun dilakukan. Kami terbawa sedih yang mendalam. Aku benar-benar sedih. aku tidak bisa bayangkan jika ada di posisi Mala :(
“..tunggu aku pulang dulu baru dimakamkan, Kak.. kumohon.”
“..aku mau peluk Mama untuk yang terakhir kali”
“..aku belum sempat minta maaf”
“..kenapa aku baru dikasi tahu sekarang?!”

Kami hubungi orang-orang yang bisa diandalkan untuk memesan tiket pulang, pun semua agen tiket langganan. Yayuk nelpon sana-sini, Kume chat agen tiket, Mba Vina ngepacking baju Mala, Yosi ngambilin dui…