Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

Kepada Wanita Anggrek

Gambar
Aku ingin berterimakasih kepada wanita-wanita anggrekku, dimana pun mereka berada kini. Ungkapan terimakasih yang benar-benar dari lubuk hati terdalam.

Terimakasih karena pernah mencoba untuk baik kepadaku. Kemudian membuat aku berpikir bahwa kita dapat baik-baik saja hingga seterusnya.  Kau mencoba untuk memahamiku, walau sepertinya itu terlalu sulit ya? Hehe, maaf. Tapi, ya, memang, setelah kupikir-pikir, pun aku begitu sulit memahamimu. Betapa sulitnya mengerti mengapa kau menjadi aku di tempat lain, kemudian tak membagi yang kau punya padaku lalu berlari sendiri hingga jauh. Sungguh, sebenarnya aku tak masalah dengan itu semua, aku membagi milikku bukan lantas mengharap dapat bagian dari milikmu. Bukan. Pun aku tak masalah jika kau menjadi aku di tempat lain. Yang aku permasalahkan, mengapa harus pergi dan berbohong. Hanya itu. Karena, aku sungguh tak mengerti tentang apa yang kau pikirkan tentang aku, apa ekspektasimu tentang aku? Apa kekhawatiranmu atas aku? Mengapa tidak memili…

Hal Wajar yang Seharusnya Ngga Perlu Membuat Kita Marah

Gambar
Ada beberapa hal wajar yang seharusnya ngga perlu membuat kita marah, sebal, terlebih dendam. Karena kalau dipikir-pikir, yaa memang seharusnya seperti itu. Kebanyakan dari kita—atau mungkin semua orang kalik yah, mesti akrab dengan hal-hal ini. Padahal hal sepele lho, tapi bisa nyakitin hati dengan begitu hebatnya. Sampe luka dalem, berdarah nanah, dibawa ambulans ui ui ui ui ui. Halah. So right now, aku mau ungkapin beberapa hal yang aku (coba) pikirkan ketika di dalam situasi-situasi tersebut. Terserah sih, mau setuju atau ngga. Mau sepaham atau ngga. Atau mau sama aku atau ngga? Buruan jawab! Hahaha. Langsung aja ah, just check this out!
Pertama, dicari sama teman ketika dia sedang butuh saja.
Banyak hal positif yang sebenarnya bisa kita pelajari dari fenomena ini. Hal yang sering banget terjadi, semakin dewasa seseorang maka kehidupan di sekelilingnya akan semakin kompleks. Makin ribet. Makin banyak yang dipikirin. Makin banyak urusan. Sehingga, kita cenderung untuk mendahulukan …