Candu


Assalamualaikum warrahmatullahiwabarrakatuh!

Akhir-akhir ini mood membacaku lagi terobang-ambing. Biasanya ada buku dalem tas tiap mau ke mana aja yekan. Sekarang mulai jarang gegara ‘kok ngga kebaca muluk ya?’. Tas juga lagi jadi penuh-penuhnya, berat, jadilah waiting list bacaanku ngga kelar-kelar. So sad :<

Tapi pernah ga sih kalian berada di titik ngerasa harus membaca sesuatu gitu? Tetiba kangen sama atmosfer baca di ruang tamu rumah disela-selai nyeruput cappuccino panas plus aroma tanah lembab yang masuk lewat jendela? Pernah ngga sih kalian kangen atmosfer baca buku di atas kasur waktu malam semakin dingin dan selimut tebal jadi sobat paling mengerti karena enak didusel-duselin sampe pagi? Atau misalnya baca buku yang mengaduk emosi banget gitu yang bisa bikin terharu, ngakak, termotivasi, sampai akhirnya ngasi spidol di kalimat-kalimat favorit tiap lembar? Waah, kurindu! Dulu selalu bisa nyempatin diri untuk ngelakuin itu semua. Dulu, ngga pernah takut jatah waktu tidur terpotong untuk tamat satu buku. Tapi sekarang? Hufet.

Sampai akhirnya beberapa waktu lalu aku masuk di tahap hasrat membaca naik pangkat jadi candu gitu. Hahaha. Tersebab itulah, sekarang aku jadi blog walker (lagi). Apa yang aku temukan? Ternyata masih banyak lho blogger kece yang berselancar di dunia tulis-menulis, masih ada yang konsisten. Karena dulu aku pikir, untuk jadi blogger bakal semakin berkurang peminatnya. Lihat dari zaman Raditya Dika, sukses ngeblog-buat novel-buat film-aksis di youtube-sekarang jadi jarang ngeblog. Sudah zamannya era digital, kebanyakan orang-orang lebih tertarik sama yang visualnya oke. Kalaupun mainan internet, waktu buat ngeblog walking mulai tergerus zaman. Halah.

But seriously, soalnya akupun demikian. Semacam jadi blog walker musiman aja. Baru kemarin ini kambuh lagi. Muehehehe.

Ada banyak blog sih yang oke. Sempat terjebak di blog dokter-dokter juga. Eh bayangin deh, dokter aja bisa sempatin diri buat ngeblog gitu. Padahal kan bisa jadi dia lebih sibuk dan padat agenda daripada kita yang blogger amatir ga naik-naik level gegara ga konsisten dan bermodal mood doang. Hahaha. Walau tetap aja lebih banyak blog yang temanya tentang daily activity gitu. Nah, aku jadi ngeblog walking mereka yekan, terus eh kumalah kecanduan yekan, just wondering there are so many people out there yang punya kisah hidup mengagumkan yekan, terlebih lagi mereka so positive gitu dalam menghadapi tiap problematika hidupnya yekan, kujadi merasa lebih optimis dalam hidup yekan. Duh ini yekan banyak amat.

Orang-orang cerdas memang mengagumkan. Dan seringnya kalo mereka yang cerdas itu mulai menunjukkan sisi humorisnya, bisa bikin loveable gitu ga sih? Yekan. Yekan. Yekan? Yaudasi, setuju ajah.

Hingga di menit aku menulis catatan ini—yang walau aku tahu mungkin ngga ada faedahnya karena sebatas lagi pingin ngoceh aja, aku masih candu membaca. Emang sih dalem tas ngga ada buku. Tapi tab dalem browser hape numpuk-numpuk. Wkwk. Jadilah power bank dibawa kemana-mana. Eh, emang dibawa terus sih. Haha.

Aku jadi berpikir, candu itu kita yang ciptakan sendiri. Candu ngga mungkin ada dengan sendirinya. Ada hukum sebab-akibat dalam formula realitas ini. Duh, bahasanya, Fin.

Jadi sebenarnya kita bisa lho menyetting candu. Contoh, coba biasakan sholat dhuha. Iya, biasain dulu aja gitu siapa tahu ntar nagih yekan? Hari ini dan seterusnya dulu deh, ngga nutup kemungkinan suatu hari nanti even kamu lagi sibuk parah mesti berusaha menyempat-nyempatkan diri untuk waktu dhuha. Soalnya kalo sampai kelewat dan ngga kesampaian, rasanya bakal seperti ada yang hilang. Kalau bahasa bapernya sih, separuh jiwaku pergi. Wah, dhuha bisa bikin baper gaes. Sekarang baper ada yang rasa positif, kirain yang rasa cokelat masih yang terenak. Eh, itu wafer, Fin. Sok lucu deh lu. Ketawa plis. Ah, skip, skip.

Biasakan puasa sunah, biasakan olah raga, biasakan membersihkan diri, biasakan datang ke kajian rutin di masjid, biasakan isiin Fifin pulsa. Niscaya engkau baper di jalan yang benar. Muahaha. Yaa Allah, ini Fifin kenapa yaa Allah -_-

Udah ah, gitu aja dulu celotehan Fifin. Moga candu kita adalah candu yang benar dan positif yah. Fifin mau berangkat ke kampus dulu, Wassalaam!




Kamar 15A


Zulfin Hariani
070320171217

--------------------------------------------------------------------------------------

Bonus link blog yang lagi sering aku mampirin:
www.suamigila.com
www.istribawel.com

Bonus lagi nih, berapa waktu yang lalu akhirnya bisa mampir ke Masjid Jogokariyan. I am so blassed!



Komentar