Kepada Puisi



Kepada Puisi,

Terimakasih telah mengisi bait-bait dalam hidupku. Menyusun rima-rima yang menyenangkan, berderet dengan kata-kata yang membuat bahagia. Terimakasih telah menceritakan sedih tidak dengan tangis. Terimakasih telah menjadi wajah dalam tulisan.

Kepada Puisi,

Terimakasih telah menjadi ransel yang menampung banyak butuhku. Terimakasih karena mau mengenali, mau berbagi, mau memberi, mau menerima. Engkau mengabadikan kesan, menyimpannya agar tetap terkenang. Terimakasih untuk selalu ingat di saat aku lupa. Terimakasih karena telah terlahir di dunia.

Kepada Puisi,

Terimakasih untuk mencoba jujur, aku tahu itu tak selalu mudah. Terimakasih karena telah menjadi singkat dan padat. Terimakasih tak biarkanku berkata terlalu panjang karena kau terkarunia berjuta pemaknaan, kau tentu tahu aku tak suka berbicara terlalu banyak. Terimakasih karena menjadi mudah untukku, itu sangat membantu.

Kepada Puisi,

Ada sejuta maaf yang ingin kusampaikan padamu, tapi rasa syukur menemukanmu lebih pantas kusampaikan lebih dulu. Aku ingin datang membawa bahagia untukmu, tidak hanya ketika tengah terluka. Walau kau sudah tahu pasti, suatu hari nanti aku akan datang lagi. Sekadar berbagi beberapa kata padamu, kemudian kita kembali menjadi puisi.





Yogyakarta,



Zulfin Hariani
051420171430

Komentar