Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

Kepada Seorang Pria Berjiwa 64 Tahun di Luar Sana

Gambar
Kepada seorang pria berjiwa 64 tahun di luar sana Terimakasih telah mengajarkanku banyak hal Tentang betapa penting memiliki jiwa yang besar Tentang betapa menyenangkan dikelilingi orang-orang yang berharga
Kepada seorang pria berjiwa 64 tahun di luar sana Terimakasih untuk selalu mencoba mengerti Betapa berdiri di lingkarku begitu menguji keraguanmu Betapa menjadi orang di sisiku jadikanmu mengorbankan banyak waktu

Sebuah Cangkir

Gambar
Sebuah cangkir di etalase, telah lama kosong
Seratus hari terlewati, pun secangkir kopi belum lagi tersaji Seorang tuan yang kerap menyeruput di tepinya, telah lama menghilang Bersamanya, turut serta pahit manis kenangan terbawapergi
Sebuah cangkir di etalase, telah lama kosong Seratus hari ternyata begitu cepat, tidak pernah secepat ini Rasa-rasanya, baru kemarin kepulan uap mengambang di atas lingkarnya Rupa-rupanya, praduga secangkir setiap pagi akan untuk selamanya tidak pernah benar-benar selama ‘selamanya’

Enam Belas Tahun Silam

Gambar
Tonight, I try to recall my memories back.
Beberapa waktu yang lalu, seorang teman masa kecil menghubungiku. Bertanya tentang ‘hal konyol’ yang pernah menjadi lelucon kita di masa lampau. Ia percaya bahwa aku masih mengingat hal itu, karena memang benar hanya kami berdualah yang paham, pun sanggup dibuat terbahak tak henti walau orang lain tak akan pernah mengerti. Bahkan sampai sekarang.
Ia menanyakan memori yang terlewat selama… hum, kira-kira 16 tahun silam. Surprisingly, I’m still remember it. And the good news is, we both still laugh so loud when talked about it, again.