Pada Akhirnya, Aku Membawamu Pulang





 
Pada akhirnya, aku membawamu pulang
Setelah berbagai tempat kusinggahi
Setelah berupa karakter kutemui
Setelah beragam hikayat kucermati

Pada akhirnya, aku membawamu pulang
Membawa rasa di antara kita
Rasa bersaudara
Rasa saling memiliki
Rasa bangga, rindu, sedih, obsesi, mimpi

Ya, pada akhirnya, aku membawamu pulang
Membawa pelajaran di antara kita
Makna pertemuan
Makna perpisahan
Makna perjalanan panjang, bertahan, menjaga, merelakan

Di sini
Tempat segala rasa aku pulangkan
Walau separuh ruhnya masih tertinggal jejak perjalanan, tak apa
Karena jejak-jejak itu jadikanku tak benar-benar pergi darimu

Seolah aku menghantuimu
Di tempat yang pernah kita kunjungi, masih bisa kau temui wujudku dalam ilusi
Di dalam rasionalmu, tak bisa henti kau merangkai namaku
Menjelang tidurmu, kau akan bertanya apa aku kan lakukan yang sama

Maka,
Setiap aku memutuskan untuk pulang
Bukan berarti kita benar-benar berjarak sampai sejauh apa
Benar, kita tidak berjumpa setiap hari, tak masalah
Asal ingatan tetap hadirkan kita setiap waktu

Maka,
Setiap waktu kau memutuskan untuk ke tempat lain
Aku tidak pernah berpikir kita benar-benar selesai
Salah, jika hanya jadikan sapaaan tanda kedekatan
Tak harus kau lakukan, asal ingatan tentang kita tetap baik-baik saja

Walau akhirnya,
Aku tetap akan membawamu pulang
Di tempat pelepas penat setelah jauh berjalan
Di tempat kau boleh datang, kapan saja
Di tempat-tempat yang kupikir adalah rumah untuk kembali
Walau tidak selalu di sini





Selong


Zulfin Hariani
110320181604

Komentar